Si Kurus Pahlawan Perang Yamamah

Si Kurus Pahlawan Perang Yamamah - Hallo sahabat askep, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Si Kurus Pahlawan Perang Yamamah, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Agama, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Si Kurus Pahlawan Perang Yamamah
link : Si Kurus Pahlawan Perang Yamamah

Baca juga


Si Kurus Pahlawan Perang Yamamah

Dalam satu kesempatan majlis ta'lim, pembicara majelis ta'lim waktu itu bertanya kepada audiens (termasuk saya), "apakah ada di antara anda yang bisa menyebutkan 10 nama sahabat Rasulullah SAW selain khulafaur rasyidin?". Tidak ada yang bisa menjawab kecuali hanya satu orang akhwat. Dalam hati saya berkata, padahal ada begitu banyak nama-nama sahabat yang sosoknya bisa kita teladani, mengapa menyebutkan 10 nama sahabat rasul saja, saya tidak bisa?. masya allah... saya menjadi  bersemangat mengenal sahabat-sahabat rasulullah SAW.

Ada seorang sahabat Rasulullah SAW yang dikenal sebagai pahlawan perang Yamamah. Dia adalah saudara dari Anas bin Malik yang bernama Al-Barra' bin Malik. Dia dikenal sebagai prajurit tangguh yang bertubuh kerempeng dan berkulit hitam. Dia telah mengalahkan ratusan musuh islam dalam perang tanding satu-lawan satu.

Dalam perang melawan Musailamah Al-Kadzdzab pada masa pemerintahan Abu Bakar Ash-Shiddiq yang dikenal dengan perang Yamamah, Al-Barra' bin Malik menjadi palawan kemenangan kaum muslimin. ketika Khalid bin Walid melihat peperangan semakin sengit dan membara, ia memberi instruksi kepada Al-Barra' bin Malik untuk mengerahkan kaum Anshar.

Saat itu juga Al-Barra' bin Malik langsung berteriak memanggil kaumnya, "Wahai kaum Anshar, kalian jangan berpikir kembali ke Madinah! tidak akan ada lagi Madinah setelah ini, Ingatlah Allah! Ingatlah Surga!" Setelah itu Ia maju mendesak kaum musyrikin bersama kaum Anshar. Dengan tangguhnya ia menebas kaum musyrikin yang mendekat.

Melihat prajuritnya berjatuhan dan kian menipis, Musailamah dan prajurit yang tersisa lari tunggang langgang, dan mundur untuk berlindung di sebuah Benteng yang dikenal sebagai Kebun Maut.

Kebun Maut merupakan Benteng pertahanan terakhir bagi Musailamah. Pagarnya tinggi dan kokoh sulit tertembus. setelah Musailamah dan prajuritnya masuk, pintu benteng ditutup rapat. Kaum muslimin yang mencoba menerobos, dihujani anak panah oleh kaum musyrikin.

Kaum muslimin kebingungan melihat situasi ini. Kemudian Al-Barra' muncul dengan ide briliannya. Ia berteriak, "Angkat tubuhku dengan galah dan lindungi dengan perisai, lalu lemparkan aku ke dalam benteng musuh, biarkan aku syahid untuk membukakan pintu agar kalian semua bisa menerobos masuk."

Kaum muslimin melemparkan tubuh kerempeng Al-Barra' ke dalam benteng, dan dalam sekejap Al-Barra' sudah berada di dalam benteng, siap membuka gerbang. Saat gerbang berhasil dibuka, kaum muslimin dengan cepat membanjiri benteng tersebut, menyerbu kaum musyrikin. Dengan semangat membara, pedang kaum muslimin berkelebat mengalahkan prajurit musuh termasuk pimpinan mereka Musailamah Al-Kadzdzab.

Jasa Al-Barra' begitu besar. Lebih dari sebulan lamanya Al-Barra' dirawat akibat luka-luka yang dideritanya dan akhirnya sembuh. Sebenarnya Al-Barra' menginginkan gelar syahidnya dalam peperangan tersebut. Ia merasa kecewa karena tidak bisa mendapatkannya di Kebun Maut. Setelah itu, ia terus terjun ke kancah peperangan untuk memperjuangkan agama Allah.

Sumber: Majalah Donatur LMI "OASE" edisi April 2014


Demikianlah Artikel Si Kurus Pahlawan Perang Yamamah

Sekianlah artikel Si Kurus Pahlawan Perang Yamamah kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Si Kurus Pahlawan Perang Yamamah dengan alamat link https://askep-nursing.blogspot.com/2014/06/si-kurus-pahlawan-perang-yamamah.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar